Langsung ke konten utama

The Day has Passed


Alhamdulillah ya Allah.. Engkau masih memberikan aku kesempatan untuk bernafas hingga detik ini.

Betul-betul coincidence ketika semalam sebelum jam12 aku menghidupkan tv dan persis sedang memutar film singkat yang berjudul "My Sweet 21". #penting abis

Allah menciptakan hari dengan makna, dan sehari ulang tahun kemarin menjadi satu hari yang patut direnungi buatku.

Salah satu kejadian yang membuatku langsung menghela nafas dan bertanya tanya dalam hati, "Kenapa harus terjadi hari ini?" adalah kemarin adalah hari satu2nya aku tidak ql dalam bulan ramadhan ini. Sekeluarga tadi pagi sahurnya cukup telat sehingga aku tidak sempat ql.. Miris dan sedih juga karena aku kehilangan ql satu hari. Penyebabnya adalah ketika aku di rumah, aku sangat bergantung pada orang tua untuk masalah bangun sahur. Ketika mama telat bangun, otomatis semua juga jadi telat.

Itu kejadian besarnya dan sekarang saatnya untuk refleksi dan muhasabah diri. Hari ini membuatku berpikir tentang 2 hal: kedekatan pada Allah dan kemandirian.

Fakta bahwa aku miss ql kemarin mengingatkan aku agar setelah ramadhan usai tetap membiasakan tahajud tiap hari dan memperbanyak ibadah sunnah. (I'll take a note on that) Aku sangat bersyukur pada Allah bahwa ramadhan kali ini terasa lebih baik daripada tahun lalu dan banyak hal yang bisa dilakukan dibanding waktu2 biasa. Event ramadhan membangkitkan semangatku untuk memperbaiki diri, ia mengingatkanku akan berbagai hal, dan sedih rasanya ia akan pergi beberapa hari lagi.. Let's do the best for the last:)

Kedua, tentang kemandirian. I am a big girl right now. Sudah bukan waktunya lagi bergantung pada orang tua. Tahun ini adalah tahun terakhirku kuliah insyaAllah, bahkan mama sudah bertanya apa warna baju yang ingin kupakai saat wisuda nanti. Ah mama, wisuda masih cukup lama, masih tahun depan.. Semoga tidak lama lagi aku bisa tidak merepotkan orang tuaku. Aamiin:)

Jika diputar balik setahun terakhir, banyak hal yang terjadi, lebih banyak lagi yang patut disyukuri. Hidup di PPSDMS adalah salah satu kesyukuran terbesarku saat ini. Untuk menceritakannya butuh satu tulisan tersendiri. Next time, insyaAllah:) Kemudian ajang mapres, PPSDMS lagi2 sangat berjasa sehingga gelar mapres FASILKOM bisa kuraih. Mapres ini berbuntut panjang ke UILDP, faculty project FB (FASILKOM Berprestasi) @SCeLE, beasiswa, rezeki yang tidak disangka-sangka.. Allah, aku sangaat bersyukur..

Alhamdulillah karena masih memberikan aku kesempatan hingga umur ini ya Allah dan nantikan miftah sekarang menjadi miftah yang lebih CERAH di tahun-tahun ke depan. Hanya tahmid satu2nya kata yang pas untuk segalanya.. :)

Komentar

Anonim mengatakan…
Nice post. Btw, selamat ultah yah *telat ngucapin. :D

“Wassalaamu ‘alayya yauma wulidtu wa yauma amutu wa yauma ub’atsu hayya” (Q.S 19:33)

Artinya: Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku , pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.
Unknown mengatakan…
salam kenal, awak blogger baru.. diupdate dong blognya mif.. :D
Siska Eka Putriani mengatakan…
iya nih miftah, kangen sama tulisan miftah.. Udah jarang ketemu, trus ga baca tulisan miftah juga.. :(

Miftah bilangnya mw pindah blog, tp yg di sana g diupdate juga :(
miftahee mengatakan…
@suhudsyah: salam kenal, terima kasih sudah berkunjung dan maaf komentarnya baru dibalas.. :)

@iid: hohoho yg baru buek blog dan BARU aktif.. :D

@siska: i'll try to write again ka^^ tapi mfth ragu karena blog iko publik bana harus sterbuka apo miftah nulis..

Postingan populer dari blog ini

Jangan Pernah Mendahului Nasib

Jangan pernah mendahului nasib --Arai, Sang Pemimpi Liburan ini, saya sempat membaca Sang Pemimpi setelah sebelumnya saya sudah menamatkan Laskar Pelangi, Edensor, dan Maryamah Karpov. Entah karena saya baru saja membacanya atau buku ini benar-benar bagus, saya menganggap bahwa buku ini lebih baik daripada ketiga buku lainnya. Saya benar-benar terinspirasi. Oleh Arai, khususnya. Jangan pernah mendahului nasib. Menurut saya itu berarti jangan pernah berpikir negatif dalam melakukan sesuatu sebelum kita melakukan SELURUH hal-hal positif untuk memperjuangkannya. Usaha yang kita lakukan harus maksimal, jangan takut untuk lelah, berkorban waktu, materi, bahkan darah dan jiwa untuk sesuatu yang kita perjuangkan. Dalam berusaha, hendaknya kita selalu berpikir luas ke depan bahwa kita yakin pada akhirnya kita akan berkata, "We did it!". Itulah optimisme. Optimis berarti yakin. Optimis bukan keyakinan yang tanpa “modal” alias nekad, akan tetapi keyakinan karena persiapan yang t...

Miftah Sesemester Lalu

Terhitung sudah tiga semester saya menginjakkan kaki di UI dan sekarang, ketika saya sedang berada di kampung tercinta, kota Payakumbuh, keluarga banyak yang bilang,"Sudah semester 4? Wah, tidak terasa ya." Waktu terasa menyambar bagaikan kilat, ternyata sudah lewat saja. Sulit untuk melukiskan apa saja yang terjadi pada semester tiga. Jika dipilih semester mana yang lebih berkesan di antara semester satu, dua, dan tiga saya akan menjawab semester tiga. Mengapa? Di semester ini saya semakin banyak mendapatkan -bahasanya 'pelajaran-pelajaran hidup' kata orang. Timeline-nya kira-kira begini: PMB--bulan Ramadhan--FUKI Fair--UAS Aneh ya. Kenapa kata "kuliah" tidak dimasukkan. Dari dulu, saya orangnya tidak biasa sibuk. Semasa TK, SD, SMP, SMA biasa saja. TK dan SD belajar saja. SMP sudah ada organisasi sedikit, maksudnya benar-benar sedikit karena SMP saya merupakan SMP baru yang belum jalan organisasinya. SMA, organisasinya sudah jalan tapi entah kenapa...

PKM Cerdas Bertelevisi

Perjalanan kami dimulai Oktober tahun lalu. Saat itu ide kita masih kocar-kacir.. Sempat ada ide tentang Business School untuk anak-anak jalanan. Ada lagi ide Pelatihan Mengenal Global Warming buat anak-anak. Ternyata, ide-ide di atas semuanya tidak feasible dan kami tidak ada yang yakin dengan ide tersebut. Akhirnya, Bu Ami pembimbing kami memberikan ide. Jadilah dia PKM kita berjudul CERDAS BERTELEVISI: MEMBEKALI ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN MEMILIH TAYANGAN YANG TEPAT UNTUK ANAK-ANAK. Terima kasih, Bu Ami :) Sekilas info, PKM kependekan dari Program Kreativitas Mahasiswa. PKM ini dibiayai oleh DP2M Ditjen  DIKTI (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) bagi ide-ide yang terpilih. Ada 6 Jenis PKM untuk tahun 2010: PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), dan PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) dan PKM-Karya Tulis (PKM-KT). Di dalam PKM-KT terkandung PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM-Gagasan Tertulis(PKM-GT). ...