Langsung ke konten utama

Open House FASILKOM

Udah lama nggak posting. Mungkin teman-teman agak heran kali ya, melihat blogku yang lagi asyik tukar-tukar skin. Lagi bosen dengan skin yang itu-itu aja. Makanya, aku vakum nulis juga karena sedang nyari skin yang cocok (kurang kerjaan:D).

So, here it is..
Aku pilih skin ini karena menurutku kalau orang melihat gambar-gambar tempat yang bikin hati sejuk. Pikiran orang yang lihat blogku ini juga akan tercerahkan juga.. (cie..keinginan mulia).

So many good things happen these recent days, (tapi nggak termasuk nilai UTSku).

Cerita pertama, mengenai acara OPEN HOUSE FASILKOM. Di acara ini, aku jadi panitia bagian Leading Officernya (LO). Menurutku, jadi LO asik banget. Menjadi LO kemarin itu adalah pengalaman baru yang menarik buatku. Tugas LO menarik massa Bedah Kampus UI di Balairung, menyambut peserta di depan aula, dan mengantar peserta keliling2 FASILKOM di sesi Tour de FASILKOM.

Pembagian tugas LO ada 3, shift pagi, siang, dan sore. Saat shift pagi, aku, Vira, dan Tika berjaga di depan aula FASILKOM. Kerjaan kami di sana cuma bilang gini, "Selamat datang. Silakan masuk!" sampai-sampai bosen bilang itu mulu, hehe. Yang sebenarnya nggak disangka-sangka adlah, dalam waktu 10 menit, teman2 LO yang bertugas di Balairung udah membawa massa 2 bikun penuh! Panitia yang pada awalnya menyangka bahwa pada jam 10.00 pagi itu, peserta yang datang hanya sedikit menjadi sibuk kesana-kemari. Aula penuh kurang dari 15 menit dan acara talkshow pagi itu segera dimulai.

Pengalamanku yang sedikit aneh:
Sebagai seorang LO, aku bertugas membuat peserta menjadi senyaman mungkin di FASILKOM. Kebetulan, ada segerombolan anak-anak cowok yang nggak sempat masuk ke aula karena sudah penuh. Peserta yang tidak dapat memasuki aula seharusnya Tour de FASILKOM, jadi aku heran dan bertanya pada mereka kenapa mereka tidak ikut Tour. Dengan beraninya anak-anak itu bilang, "Males, Kak". Wa, bandel ni anak-anak, pikirku dalam hati. Menarik, pikirku. kenapa menarik? Karena sejujurnya aku penasaran, gimana ya sebenarnya anak-anak SMA di jakarta itu? Gimana pergaulan dan sikap sebenarnya mereka?
Kemudian, daripada mereka nggak dapet apa-apa ngikutin acara ini, aku mengajak mereka ngobrol2. Dari obrolan yang kebanyakan nggak serius itu, aku tahu kalau sebagian dari mereka anak 112 dan 2 orang yang home-schooling. Satu anak ikut home-schooling karena katanya dikeluarin diari sekolah. Jadi lebih menarik lagi. Dan kata mereka, nggak ada yang pengen masuk FASILKOM. Mereka lebih pengen Teknik. So, ngapain mereka ke FASILKOM? Lama-kelamaan, aku bosen, mereka juga bosen. Baru sebentar aku tinggal ke aula, mereka langsung pergi. (Bener2 bandel ternyata..Ups, tapi aku nggak marah kok^-^)

Sebagai kesimpulan (kayak MPKT ih, penulisannya), aku nggak mau men-judge anak2 Jakarta seperti mereka tadi. Yang pasti, anak2 Jakarta sama dengan anak-anak yang lainnya. Pasti ada yang bandel, pasti ada juga yang baik (kayak temen2ku yang di FASILKOM, ciee..). Tapi ada juga yang bandel, kayak pipit misalnya.(Pipit, peace!)

Besok disambung lagi. It's time for tutorial DDP!!

Komentar

Anonim mengatakan…
huaa,, aku sakit waktu itu.. ga jadi deh jadi LO nya.. :'(
miftahee mengatakan…
@ikhma
cepet sembuh yaa..
PiPiTa mengatakan…
cukup jd peserta aja tahun lalu. hoho.

ah.. asyik aku dibilang bandel. hu..

pasti ni gara2 aku ngintip2 waktu kamu lagi bikin postingan ini y?

tapi badelnya aku bikin nagih kan?
Zana mengatakan…
gak semua yang lo liat itu bener

kayak iklan apa ya...
hehe..
miftahee mengatakan…
@tamie
idih ge=er

@zana
maksudnya?

Postingan populer dari blog ini

Jangan Pernah Mendahului Nasib

Jangan pernah mendahului nasib --Arai, Sang Pemimpi Liburan ini, saya sempat membaca Sang Pemimpi setelah sebelumnya saya sudah menamatkan Laskar Pelangi, Edensor, dan Maryamah Karpov. Entah karena saya baru saja membacanya atau buku ini benar-benar bagus, saya menganggap bahwa buku ini lebih baik daripada ketiga buku lainnya. Saya benar-benar terinspirasi. Oleh Arai, khususnya. Jangan pernah mendahului nasib. Menurut saya itu berarti jangan pernah berpikir negatif dalam melakukan sesuatu sebelum kita melakukan SELURUH hal-hal positif untuk memperjuangkannya. Usaha yang kita lakukan harus maksimal, jangan takut untuk lelah, berkorban waktu, materi, bahkan darah dan jiwa untuk sesuatu yang kita perjuangkan. Dalam berusaha, hendaknya kita selalu berpikir luas ke depan bahwa kita yakin pada akhirnya kita akan berkata, "We did it!". Itulah optimisme. Optimis berarti yakin. Optimis bukan keyakinan yang tanpa “modal” alias nekad, akan tetapi keyakinan karena persiapan yang t...

Miftah Sesemester Lalu

Terhitung sudah tiga semester saya menginjakkan kaki di UI dan sekarang, ketika saya sedang berada di kampung tercinta, kota Payakumbuh, keluarga banyak yang bilang,"Sudah semester 4? Wah, tidak terasa ya." Waktu terasa menyambar bagaikan kilat, ternyata sudah lewat saja. Sulit untuk melukiskan apa saja yang terjadi pada semester tiga. Jika dipilih semester mana yang lebih berkesan di antara semester satu, dua, dan tiga saya akan menjawab semester tiga. Mengapa? Di semester ini saya semakin banyak mendapatkan -bahasanya 'pelajaran-pelajaran hidup' kata orang. Timeline-nya kira-kira begini: PMB--bulan Ramadhan--FUKI Fair--UAS Aneh ya. Kenapa kata "kuliah" tidak dimasukkan. Dari dulu, saya orangnya tidak biasa sibuk. Semasa TK, SD, SMP, SMA biasa saja. TK dan SD belajar saja. SMP sudah ada organisasi sedikit, maksudnya benar-benar sedikit karena SMP saya merupakan SMP baru yang belum jalan organisasinya. SMA, organisasinya sudah jalan tapi entah kenapa...

PKM Cerdas Bertelevisi

Perjalanan kami dimulai Oktober tahun lalu. Saat itu ide kita masih kocar-kacir.. Sempat ada ide tentang Business School untuk anak-anak jalanan. Ada lagi ide Pelatihan Mengenal Global Warming buat anak-anak. Ternyata, ide-ide di atas semuanya tidak feasible dan kami tidak ada yang yakin dengan ide tersebut. Akhirnya, Bu Ami pembimbing kami memberikan ide. Jadilah dia PKM kita berjudul CERDAS BERTELEVISI: MEMBEKALI ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN MEMILIH TAYANGAN YANG TEPAT UNTUK ANAK-ANAK. Terima kasih, Bu Ami :) Sekilas info, PKM kependekan dari Program Kreativitas Mahasiswa. PKM ini dibiayai oleh DP2M Ditjen  DIKTI (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) bagi ide-ide yang terpilih. Ada 6 Jenis PKM untuk tahun 2010: PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), dan PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) dan PKM-Karya Tulis (PKM-KT). Di dalam PKM-KT terkandung PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM-Gagasan Tertulis(PKM-GT). ...